Wisata Sejarah Di Makassar Yang Tidak Boleh Dilewatkan
Tidak hanya memiliki keindahan alam, namun kota Makassar memiliki tempat bersejarah yang sangat layak untuk dikunjungi. Untuk itu tidak ada salahnya untuk menggunakan gunakan bus pariwisata Makassar agar perjalanan kamu semakin menyenangkan. Sebab banyak sekali tempat bersejarah pada kota ini yang sayang untuk kamu lewatkan, sehingga tidak hanya berliburan namun kamu dapat menambah berbagai pengetahuan. Memiliki julukan kota Angin Mamiri, apabila kamu berlibur ke sini maka tidak hanya disajikan keindahan alam saja. Namun kamu akan merasakan paket komplit pada saat berliburan karena ada wisata alam, kuliner, dan sejarah yang dapat kamu jangkau. Jadi sayang disayangkan jika kamu tidak mengunjungi daerah ini sebagai destinasi wisata berikutnya.
1. Benteng Fort Rotterdam
Jika kamu mengunjungi pantai Losari, maka hanya dengan berjalan kaki kamu akan sampai di tempat ini. Memiliki nama lain benteng Jum Pandang, tempat wisata ini akan memperkenalkan kamu bagaimana adat budaya pada Sulawesi Selatan. Benteng ini juga disebut dengan benteng Panyyua karena memiliki bentuk seperti penyu, benteng ini juga saksi sejarah tentang penjajahan di Sulawesi Selatan. Memiliki arsitektur yang unik, tidak heran jika tempat ini sangat instagramabel jadi sangat disayangkan jika kamu tidak berfoto disini. Untuk mengunjungi tempat ini kamu bisa juga menggunakan bus Makassar yang ada pada Dunia Tour Makassar.
2. Monumen Mandala
Untuk menemukan monumen ini kamu dapat melihatnya di pusat kota Makassar, monumen ini dibangun untuk mengenang pembebasan Irian Barat. Pada monumen ini kamu akan menemukan relief yang mengambarkan perjuangan pada saat itu. Memiliki bentuk segitiga sama sisi, monumen ini berdiri tegak dengan dilengkapi sebuah menara setinggi 75 meter. Segitiga sama sisi pada monumen ini mengambbarkan Trikora yang merupakan Tri Komando Rakyat, monumen ini juga terletak tidak jauh dari lapangan Kaberosi yang berada di jalan Jendral Sudirman. Pada malam hari pemandangan monumen ini sangat cantik karena diterangi oleh cahaya lampu yang sangat apik.
3. Monumen Korban 40.000 Jiwa
Monumen ini berfungsi sebagai pengingat cerita di masa lalu. Dimana kepala pasukan Belanda pada saat ini memerintahkan untuk melakukan pembantaian kepada para pejuan Sulawesi Selatan dimana pembantaian tersebut terkenal dengan nama Pemmbataian Westerling. Pada kawasan monumen ini kamu akan menemukan relief yang mengambarkan aksi pada saat itu. Ditambah lagi terdapat patung yang memperlihatkan para pejuang yang selamat dengan kaki buntung ditambah lagi dengan keadaan tangan yang buntung sedang memapah tongkat kayu. Untuk melihat tempat ini kamu bisa menggunakan bus pariwisata Sulawesi Selatan sehingga kamu akan menemukan berbagai macam fakta sejarah pada tempat ini. Jadi tidak ada salahnya untuk melakukan wisata sejarah.
